Rabu, 18 Maret 2009

PERINGATAN HARLAH AL AMANAH KE-18
















Delapan belas tahun sudah Yayasan Pondok Pesantren Al Amanah Setu Kota Tangerang Selatan mengarungi sejarah hidupnya. YPP Al Amanah berdiri 8 Maret 1991 yang lalu. Berbagai kiprah di bidang pendidikan telah dilakukan. Bukan perjalanan mulus yang dilalui tetapi pahit getir telah pula dilalui. Apapun itu semua merupakan anugrah Allah SWT, untuk itu patut disyukuri.

Sabtu, 7 Maret 2009 menjadi hari penting. Lapangan SMP Al Amanah menjadi ajang perhelatan peringatan Harlah ke-18nya. Sekitar 1.500 orang terdiri dari murid YPP Al Amanah dari TK/RA, SD, SMP dan SMK serta guru dan karyawan berkumpul. Berbagai acarapun digelar.

Acara dibuka pukul 06.30 oleh Kabid Pendidikan Drs. H. Tb. Suhandi Ch., M.Pd. Sayang sekali pada peringatan ini Ketua YPPA Ir. H. Wargono Soenarko berhalangan hadir. Dilanjutkan dengan dzikir akbar dipimpin oleh KH. Ahmad Hadi.
Kalimat-kalimat thayyibah meluncur syahdu dari sekian batin yang hadir di acara tersebut. Menggemuruh dan membubung tinggi ke hadirat Illahi. Doa dipanjatkan untuk kesuksesan lembaga maupun peserta. Rasa syahdu menyelimuti suasana pagi yang teduh dan sejuk.
Dzikir akbarpun selesai. Tiba-tiba Panitia mengumumkan akan adanya pemotongan kue sebagai simbolik ulang tahun.Benar-benar spontanitas karena ada orangtua yang menyumbang kue ultah. Akhirnya kue dibawa ke panggung dan dipotong oleh pak Kabid, selanjutnya potongan kue disuapkan kepada lima siswa yatim dari SDI Al Amanah.

Gerak jalan santai diawali oleh tim marching band SDI dan RA/TK Al Amanah. Meskipun terkadang peralatan lebih besar dari badannya, anggota tim menabuh peralatannya dengan sigap dan trampil memainkan aransemen yang sudah dilatihkan oleh ’Ayah’ Dedi dan ’Bunda’ Fitri, pelatih mereka.
Jalan santai menempuh rute SMP – Jl. Atmaja – Komplek LUK – Jl. Raya Puspiptek – SMP ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru. Mereka berjalan dengan tertib mengikuti arahan OSIS SMP dan SMK Al Amanah. Akhirnya rombongan jalan santaipun kembali ke lapangan SMP.

Ternyata potensi kesenian siswa bagus sekali. Terlihat dari banyaknya karya seni yang ditampilkan. TK misalnya selain display marching band, juga menampilkan berbagai tarian daerah dan vokal.
Siswa SD pun tidak kalah antusiasnya. Disamping display marching band, siswa juga menampilkan tarian-tarian daerah.
Anak-anak SMP lebih cenderung ke pertunjukan tarian dan musik. Mereka menampilkan tarian dari lagu ’Cindai’ dan vokal.
Seni teater menjadi andalan siswa SMK. Dengan menampilkan teater berjudul ’Sketsa Salah Channel’ enam siswa XII Akuntansi ini berhasil merebut hati penonton. Pertunjukan ini menceritakan tokoh-tokoh sinetron dari berbagai TV. Dengan karakter masing-masing mereka mengocok perut penonton, terutama karena tingkah Tri Malia yang memerankan Miss Kelly. Teater diakhiri dengan pemotongan kue ulang tahun yang dibuat spontan oleh siswa XII Akuntansi.

Untuk memeriahkan acara ini, Panitia mengadakan lomba tumpeng yang diikuti oleh 20-an peserta. Setelah dinilai tumpeng dibagikan kepada beberapa masyarakat sekitar.

Acara diitutup sekitar pukul 13.00 diiringi dengan pengharapan semoga YPP Al Amanah tetap ’amanah’ dalam menjalankan kiprahnya di bidang pendidikan.

***

Selasa, 17 Maret 2009

One Day Seminar on 12th Seamolec Anniversary

Peningkatan kompetensi guru benar-benar dicermati oleh SEAMOLEC (Southeast Asian Ministers Education Regional Open Learning Centre) salah satu pusat kegiatan SEAMEO (Southeast Asian Ministers Education Organization) dan mengambil tindakan nyata. Bukan hanya untuk guru-guru Indonesia, tetapi juga guru-guru di kawasan Asia Tenggara. Selain kompetensi, mereka juga dihubungkan dalam bentuk jaringan sehingga secara bersama memajukan pendidikan di kawasan ini.

Lagi-lagi masalah teknologi menjadi kendala. Mengatasi hal tersebut SEAMOLEC mengadakan pelatihan-pelatihan sekitar penguasaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) agar guru akrab dengan teknologi terutama internet.


More...

Educator Sharing Network Sampoerna Foundation

Sudah sering saya dapatkan informasi tentang Sampoerna Foundation yang peduli terhadap dunia pendidikan. Akhirnya tanggal 23 Januari 2009 yang lalu saya meluncur ke Sampoerna Strategic Square North Tower lantai 25 untuk mengikuti "Educator Sharing Network".Diikuti oleh sekitar 100 peserta, acara bertajuk “Digital Natives vs Digital Immigrants” yang difasilitasi Agus Sampurno ini berlangsung dengan penuh greget.

Kita disadarkan bahwa kemajuan IT memposisikan orang-orang yang lahir sebelum era digital menjadi pendatang di dunia digital, sedangkan anak-anak dan siswa-siswa menjadi penduduk aslinya karena mereka lahir di era digital tersebut. Kita menjadi gagap menghadapi digitalisasi dunia, lambat beradaptasi dibanding mereka.

More...

Menjadi Berarti


"Manusia yang terbaik adalah manusia yang paling bermanfaat bagi orang lain"
(Dikatakan oleh Rasulullah Muhammad SAW, sekitar 1400 tahun yl)

Alam semesta ini diciptakan Allah SWT. dalam harmoni dan keseimbangan. Apapun dia, bagaimanapun bentuk dan wujudnya, pasti memiliki manfaat bagi makhluk lainnya. Cacing misalnya, sebagian kita melihatnya sebagai makhluk yang menjijikkan, simbol kekotoran dan hidupnyapun di tempat yang kotor. Tapi siapa sangka ternyata tanpa cacing tanah tidak akan subur, menumbuhkan tetanaman yang tertancap padanya, dan hasilnya menjadi santapan manusia. Siapa yang kotor?

Sabtu, 31 Januari 2009

One Day Seminar on 12th Seamolec Anniversary

Peningkatan kompetensi guru benar-benar dicermati oleh SEAMOLEC (Southeast Asian Ministers Education Regional Open Learning Centre) salah satu pusat kegiatan SEAMEO (Southeast Asian Ministers Education Organization) dan mengambil tindakan nyata. Bukan hanya untuk guru-guru Indonesia, tetapi juga guru-guru di kawasan Asia Tenggara. Selain kompetensi, mereka juga dihubungkan dalam bentuk jaringan sehingga secara bersama memajukan pendidikan di kawasan ini.

Lagi-lagi masalah teknologi menjadi kendala. Mengatasi hal tersebut SEAMOLEC mengadakan pelatihan-pelatihan sekitar penguasaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) agar guru akrab dengan teknologi terutama internet.

Nah, dalam rangka menggairahkan semangat penguasaan TIK, SEAMOLEC dalam ultahnya yang ke-12, pada tanggal 31 Januari 2009 mengadakan seminar sehari bertajuk "Building Foundation for ICT-based Lifelong Learning through School Partnership" dan peluncuran portal Jeni (Java Education Network Indonesia) yakni www.jeni.or.id dan blogguru.net. Acara berlangsung di UT Ceonvention Centre kampus Universitas Terbuka Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Banten. Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 17.00 menyajikan materi-materi yang membuka wawasan guru itu mendapat perhatian serius dari sekitar 200 orang pesertanya.

Materi-materi seminar selengkapnya adalah sbb:
Sesi I : ICT dalam Pembelajaran, menampilkan Sekjen PMPTK, Direktur SEAMOLEC, UT dan Melly Kiong (penulis).
Sesi II : Kolaborasi Riset, menampilkan Nina Feyruz, Sopyan Molana Kosasih, Sugiarto dan Yudi Purnawan.
Sesi III : SEA Edunet dan materi lainnya, dengan penyaji para instruktur SEAMOLEC.

Dalam pemaparannya Sekjen PMPTK Ir. Giri Suryatman menyatakan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat dalam mengangkat guru. Selama ini memang terjadi kemandekan peningkatan kemampuan guru yang berdampak pada output pendidikan yang kurang menggembirakan. "Hal pertama yang harus dilakukan adalah meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru", demikian Giri.

SEAMOLEC yang berdiri tahun 1997 telah mengadakan berbagai macam pelatihan yang mengikutsertakan guru-guru di Asia Tenggara. Misalnya, dalam beberapa pelatihan diadakan di Indonesia yang diikuti oleh guru-guru Indonesia dan beberapa negara anggota SEAMEO seperti Malaysia, Singapura, Laos, Philipina, dsb. Di kesempatan lain pelatihan di adakan di negara anggota yang lain. Bahkan beberapa sekolah kita sudah menjalin kerjasama dengan sekolah dari negara-negara anggota lain tersebut.

Wawasan pesertapun semakin luas dengan pemaparan Melly Kiong penulis buku "Siapa Bilang Ibu Bekerja Tidak Bisa Mendidik Anak dengan Baik?". Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman hidup penulis dalam mendidik kedua anaknya yang saat itu masih berstatus karyawati di sebuah perusahaan. Melly juga dikenal sebagai orang yang peduli terhadap guru honorer dan siswa yang mengalami hambatan belajar.

Guru juga dipancing untuk mengadakan riset-riset yang bermanfaat bagi siswa-siswanya. Nina misalnya, menggulirkan riset tentang 'Pattern', Sopyan MK dengan 'After School Activities', Sugiarto dengan Persatuan Kepala-kepala Sekolah Asia Tenggara, dan Yudi dengan 'Ujian Nasional Online'nya.

Pada sesi ketiga peserta diberi wawasan tentang jejaring sekolah di Asia Tenggara, ekskul game online (JARC dan JENI), debat online, klinik pembelajaran (klinikpembelajaran.neta) dan materi lainnya.

Peserta terdiri dari kepala-kepala sekolah, guru, dan mereka yang peduli terhadap pendidikan Indonesia.
Bravo Guru Indonesia.

Salam Pendidikan!
(Sementara belum pakai foto, kamera lagi kurang sehat)

SMK Al Amanah Family Gathering

SMK Al Amanah Family Gathering
Berbagi untuk Maju Bersama

Followers

  ©Rofiq Indonesia. Template by Dicas Blogger.

TOPO